Ribuan Kendaraan Dinas di Jawa Timur Tunggak Pajak

SURABAYA — Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Jawa Timur mengklaim rugi Rp2,14 miliar akibat ratusan kendaraan dinas yang menunggak pajak kendaraan bermotor. Pajak kendaraan berpelat merah yang tak dibayar tertib itu tersebar di 38 kabupaten dan kota.

Kepala Bidang Pajak Daerah Dispenda Jatim Aris Sunarya mengungkapkan, penunggakan tertinggi terjadi di Kabupaten Malang dan Bojonegoro. Tingginya nilai tunggakan pajak kendaraan dinas dipicu oleh banyaknya kendaraan berplat merah dijual. Namun statusnya masih kenderaan dinas.

Berdasarkan aturan, kendaraan dinas dikenakan pajak sebesar 0,5 persen dari harga. "Memang tidak terlalu banyak jika dibandingkan dengan pajak kendaraan pribadi sebesar 1,5 persen dan pelat kuning 1 persen" ujar Aris beberapa waktu lalu.

Dari total tunggakan senilai Rp2,14 miliar itu, Dispenda Jatim memetakan sebanyak kendaraan jenis mobil yang menunggak mencapai 3.312 unit dengan nilai tunggakan Rp1 miliar. Sementara itu, kendaraan roda dua 34.853 unit senilai Rp1,14 miliar.

Di Kabupaten Malang, ungkap Aris, terjadi kasus penunggakan terbesar terhadap total 176 kendaraan roda empat dan 2.580 kendaraan roda dua. Sementara itu, posisi tertinggi kedua dibukukan Kabupaten Bojonegoro dengan 81 kendaraan roda empat dan 2.470 kenderaan roda dua.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.