Rumah Kos Jadi Incaran Pemungut Pajak Gadungan

TASIKMALAYA - Sejumlah pemilik usaha kos-kosan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, merasakan tidak nyaman dengan keberadaan oknum pegawai pajak yang kerap datang untuk memungut pajak. Padahal usaha yang digelutinya sejak beberapa tahun kebelakang ini merupakan pendapatan tambahan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Salah satu pemilik rumah kos di Jalan KH Z Mustopa, Diah (57) saat ditemui di kediamannya tak jauh dari tempat kos miliknya mengatakan, pengawasan pajak kos-kosan harus cermat dan tidak merugikan. Jangan sampai disamaratakan antara kosan kecil dan kosan besar. Pihak Dispenda juga mesti memperhitungkan omzet para pemilik rumah kos. Jangan sampai hanya melihat fisiknya saja, sebab bisa saja rumah kos berkamar kurang dari 10 omzetnya besar.

Menurutnya, saat ini sudah mulai bermunculan rumah kos yang fasilitasnya serba lengkap dari mulai fasilitas internet hingga penyejuk udara, padahal jumlah kamarnya tidak sampai 10 unit.

"Lalu yang mesti diperhatikan lagi yakni adanya pengawasan yang ketat dari Dispenda. Sebab, saat ini tengah marak adanya isu pungli dari oknum yang mengaku pegawai pajak. Mereka mengaku pegawai pajak dan langsung menarik iuran dari para pemilik kos," ujarnya.

Padahal penerapannya saja belum dilakukan dan saat ini masih dalam proses pendataan. "Saya bersyukur termasuk pihak yang sudah mengetahui mengenai rencana penerapan pajak terhadap rumah kos," katanya.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.