Rupiah Masih Melemah, Kemenkeu Tunda Penerbitan Samurai Bond

JAKARTA - Rencana penerbitan obligasi berdenominasi yen Jepang atau Samurai Bond masih menunggu proses pajak di Jepang. Pasalnya, saat ini kondisi pasar belum terlalu baik.

Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, kondisi nilai tukar Rupiah yang terus melemah terhadap beberapa mata uang patokan seperti yen Jepang, membuat surat utang Indonesia kurang baik di pasaran.

"Sambil menunggu proses Samurai Bond, skema terbaik adalah menunggu Timming yang tepat. Sekarang kan yen lagi mahal, jadi jangan dulu. Tapi ketika timmingnya tepat, kita segera ajukan," kata dia di Kantor Pusat Bea Cukai Jakarta, Minggu (14/6/2015).

Dia mengatakan, rencana penerbitan Samurai Bonds ini karena pemerintah telah absen menerbitkan obligasi dan melihat likuiditas yang ada di Jepang ditambah dengan tingginya kepercayaan investor Jepang ke Indonesia.

"Kami optimistis transaksi yang akan dilakukan adalah transaksi yang menguntungkan bagi pemerintah dalam konteks financing," katanya.

Namun, Bambang menuturkan jika peminjaman dilakukan lebih dari yang direncanakan." Jadi mereka sanggupnya berapa, dan kita butuhnya berapa," tuturnya.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.