Unsyah dan DJP Aceh Bentuk Pusat Informasi Pajak

Banda Aceh - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) bersama Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak (DJP) Aceh membentuk dan mengelola pusat informasi pendidikan dan pelatihan perpajakan.

Nota kesepahaman pembentukan dan pengelolaan pusat perpajakan tersebut berlangsung di Balai Senat Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh, Kamis (11/6) dan turut dihadiri langsung Kepala DJP Wilayah Aceh, Mukhtar dan Rektor Unsyiah, Prof Samsul Rizal.

"Kami sangat mengapresiasi nota kesepakatan kerja sama yang merupakan inisiatif DJP Aceh ini. Sebab, tingkat kesadaran wajib pajak selama ini masih rendah," kata Rektor Unsyiah Samsul Rizal.

Ia menjelaskan potensi pajak cukup tinggi, sementara tingkat kesadaran wajib pajak untuk membayar kewajibannya masih sangat kurang. Pihaknya berharap pembentukan pusat informasi tersebut mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat terkait kewajibannya sebagai warga negara itu yakni membayar pajak.

Menurut Samsul, sebenarnya masyarakat bukan tidak mau membayar pajak, tetapi karena mereka belum memahami sepenuhnya betapa pentingnya pajak yang dibayarkan tersebut. "Banyak warga menilai semua orang harus membayar pajak, padahal pajak hanya diwajibkan bagi mereka yang memiliki penghasilan di atas peghasilan kena pajak," katanya.

Sementera itu Kepala DJP Wilayah Aceh, Mukhtar mengatakan masih ada potensi pajak yang belum tersentuh di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.

Ia mengatakan DJP telah mencanangkan tahun kebangkitan dan pembinaan pajak. Salah satu dari komitmen itu adalah dengan terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 91 tentang Pengurangan atau Penghapusan Sanksi Administrasi atas Keterlambatan Penyampaian Surat Pemberitahuan, Pembetulan Surat Pemberitahuan, dan Keterlambatan Pembayaran atau Penyetoran Pajak.

Menurut Mukhtar, tebitnya PMK 91 ini merupakan kesempatan baik bagi wajib pajak, Sebab tidak ada sanksi bagi wajib pajak jika memberikan laporan pajaknya sebelum akhir tahun 2015 ini.

Kebijakan tersebut menunjukkan bahwa sebenarnya prioritas Dirjen Pajak bukan menangkap orang, melainkan untuk menarik penerimaan negara.

/PCN

Antara

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.