Dirjen Bea Cukai Kebut Implementasi Dokumen Kepabeanan Online

JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea Cukai akan bekerja sama dengan operator pelabuhan menurunkan penurunan waktu kontainer dari staling ke tempat sampai ke tempat pemeriksaan fisik atau penerimaan barang.

"Sekarang tiga sampai empat hari khusus untuk jalur merah," ujar Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2015).

Heru melanjutkan, Bea Cukai akan lebih mengoptimalkan implementasi dokumen kepabeanan online sudah jalan. Bea cukai fokus pada percepatan penyerahan hard copy dokumen-dokumen kepabeanan dan kebanyakan terkena jalur merah. "Bea cukai akan mengimplementasi zonasi TPS, sehingga antar TPS tidak ada hambatan pada birokrasi," ucapnya.

Menurutnya, Bea cukai akan berkontribusi memberikan masukan-masukan terkait sebagai tindaklanjut implementasi yang dititipkan. "Bea cukai akan memberikan masukan mana-mana aturan lartas yang bisa didorong secara periodik. Bea cukai memberi masukan lartas yang tumpang tindih," ungkapnya.

Sekadar informasi, angka dwelling time sebesar 5,5 hari tersebut terdiri dari pre customs clearance sebesar 3,6 hari atau 65 persen, customs clearance sebesar 0,6 hari atau 11 persen, dan post customs clearance sebesar 1,3 hari atau 24 persen.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.