Ditjen Pajak Tahan Dua Pengemplang Pajak asal Palu

Metrotvnews.com, Palu: Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia dan Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM telah menyandera (gijzeling) dua pengusaha di Palu, Sulawesi Tengah, berinisial ST dan TT, pada Rabu, 1 Juli 2015.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Dirjen Pajak Mekar Satria Utama menuturkan ST dan TT yang merupakan Penanggung Pajak sebuah perusahaan yang bergerak di bidang usaha perdagangan besar hasil pertanian dan hewan hidup lainnya.

"Mereka disandera karena perusahaannya, PT UPP menunggak pajak sebesar Rp3,2 miliar. Penyanderaan ini dilakukan berdasarkan Surat Izin Penyanderaan dari Menteri Keuangan Nomor SR-1778/MK.03/2015 tanggal 24 Juni 2015," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/7/2015).

ST/44 tahun (wanita) merupakan Direktur PT UPP dijemput di kota Palu sekitar pukul 05.00 sore dan dititipkan di Lapas sekitar pukul 18.30 waktu setempat. Sedangkan TT/52 tahun (pria) yang merupakan pemegang saham PT UPP dijemput di kota Poso sekitar pukul 19.00 dan dititipkan di Lapas Palu, sekitar pukul 01.00 dini hari waktu setempat.

Dengan disanderanya dua penanggung pajak di Palu sudah ada 16 penanggung pajak yang telah disandera dari total 29 penanggung pajak yang tidak kooperatif yang diusulkan izin penyanderaan kepada Menteri Keuangan.

Adapun potensi pajak dari kegiatan penyanderaan terhadap 16 penanggung pajak ini adalah Rp44,2 miliar, di mana sampai dengan hari ini sudah berhasil dicairkan Rp11,8 miliar atau sekitar 26,7 persen.

SAW

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.