Dwelling Time Tetap Jadi Fokus Utama Dirjen Bea Cukai Baru

JAKARTA - Dwelling time (waktu bongkar muat) di pelabuhan, tetap menjadi fokus utama Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Cukai Heru Pambudi. Pasca dilantik, puhaknya akan melakukan koordinasi terkait permasalahan yang sempat membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) kesal.

"Kemudian untuk dukungan perdagangan, dwelling time akan juga jadi fokus saya nanti. Ini akan kita lakukan dengan cara koordinasi," ungkap Heru di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rabu (1/7/2015).

Dia menyatakan, tidak akan saling tuding terkait permasalahan dwelling time. Meski demikian, memang pihak Bea Cukai hanya mengambil porsi kecil di bagian custom clearence atau pemeriksaan.

"Koordinasi dengan kepolisian dan TNI di darat, di laut saya kira akan kita tingkatkan. Daerah rawan di pesisir Sumatera Timur kita akan kuatkan dan patroli. Barang keluar dari batam juga kana kita perkuat pengawasannya," jelas dia.

Tidak hanya itu, untuk mendukung industri, dia juga akab memperbanyak perusahaan yang mendapatkan jalur prioritas (Mita). Sehingga, dapat menekan dwelling time pada custom clearence menjadi di bawah target yaitu 0,5 hari.

"Sekarang jumlahnya sekitar 100 nanti kita usahakan akan menjadi 1,5 atau dua kali lipat kenaikannya. Sehingga perusahaan yang baik ini bisa fokus pada produksinya tidak usah ngurusin yang ribet-ribet," jelas dia.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.