Ekonomi Lesu, Penjualan Lamborghini Terancam Terjun Bebas

Jakarta - Melambatnya kondisi perekonomian ternyata telah mulai berimbas pada pasar otomotif. Pasar diperkirakan ikut lesu dan bisa mengancam penjualan supercar asal Italia, Lamborghini, di Indonesia.

"Penjualan bisa turun sampai 80 persen sepanjang tahun ini," kata CEO Lamborghini Jakarta Johnson Yaptonaga, Rabu (1/7).

Johnson menyebutkan kenaikan tarif pajak yang dikenakan terhadap mobil-mobil mewah, menjadi salah satu penyebab lain ancaman terjun bebas penjualan Lamborghini di Indonesia tahun ini.

"Pajaknya naik dari 75 persen menjadi 125 persen, sekarang hampir tidak jualan sama sekali. Turun sekali," katanya.

Johnson berharap agar nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bisa segera menguat sebelum akhir tahun 2015, agar dapat menyongsong 2016 dengan lebih optimistis.

Menghadapi kondisi yang kurang menguntungkan saat ini, Johnson kini lebih banyak bermain di pasar otomotif mobil tangan kedua.

Firman Qusnulyakin/FQ

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.