Harga Louis Vuitton, Gucci & Hermes Harusnya Sudah Turun

JAKARTA - Barang-barang branded seperti Tas Gucci, Louis Vuitton dan sebagainya tidak lagi dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Pasalnya, penghapusan sejumlah barang sebagai objek PPnBM telah disahkan 8 Juni lalu dan berlaku 30 hari terhitung sejak ditetapkan.

Direktur Penyuluhan Pelayanan (P2) dan Humas Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Mekar Satria Utama membenarkan, mulai diberlakukannya penghapusan PPnBM tersebut. Sehingga, harga barang-barang yang PPnBM nya telah dihapus, seharusnya kembali normal sebelum dikenakan pajak.

"Betul, ditetapkan 8 Juni dan berlaku 30 hari terhitung sejak ditetapkan peraturannya," ujar Mekar kepada Okezone, Jakarta, Sabtu (11/7/2015).

Aturan pembebasan PPnBM tersebut tertuang pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 106/PMK.010/2015 yang direvisi dari PMK Nomor 130/PMK.011/2013.

Adapun tas luxury seperti Gucci, Hermes dan Louis Vuitton seharusnya berubah harganya menjadi sekira 40 persen lebih rendah dari biasanya. "Seharusnya seperti itu. Karena sudah tidak ada unsur PPnBM di dalamnya," ujar Mekar.

Adapun barang lainnya yang dihapuskan PPnBM nya adalah barang-barang dikategorikan mewah dengan jenis peralatan elektronik, alat olahraga, alat musik, barang bermerek, serta peralatan rumah dan kantor.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.