Ikuti Jejak, Indonesia Timur Lakukan Penyanderaan Penunggak Pajak

Sebagai upaya penegakan hukum di bidang perpajakan, dilakukan upaya terakhir terhadap penanggung pajak untuk melunasi utang pajaknya yaitu dengan penyanderaan (gijzeling). Setelah melakukan penyanderaan penanggung pajak di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan, Direktorat Jendeal Pajak (DJP) kembali melakukan penyanderaan penanggung pajak yang kali ini di wilayah Indonesia Timur, tepatnya penanggung pajak yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Palu, Kamis, 2 Juli 2015.

Bekerja sama dengan Polda Sulawesi Tengah dan Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, KPP Pratama Palu melakukan penyanderaan (Gijzeling) terhadap 2 (dua) orang penanggung pajak PT. UPP yang terdaftar di wilayahnya.

Penyanderaan dilakukan pada 2 (dua) orang, yaitu seorang direktur dan pemegang saham. Mereka disandera di Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Palu. Sesuai Surat Ketetapan Pajak (SKP) yang telah diterbitkan, perusahaan yang bergerak dibidang perdagangan besar hasil pertanian ini menunggak pajak sebesar Rp. 3,2 miliar.

Konferensi Pers diselenggarakan di halaman Lapas Kelas II A Palu dengan dihadiri oleh Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat, Kepala kantor Wilayah DJP Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tengah, Kepala Polres Palu, Direktur Pembinaan Pembinaan Narapidana dan Pelayanan Tahanan, Kepala KPP Pratama Palu, dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Palu.


Sumber: pajak.go.id

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.