Ini Pesan Jokowi kepada Dirjen Bea Cukai

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Heru Pambudi mengungkapkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan pesan dan arahan kepada Bea Cukai untuk bertugas lebih baik khususnya pada sektor-sektor tertentu.

Heru membeberkan, ada beberapa poin penting yang menjadi PR untuk Bea Cukai terlebih setelah dirinya diangkat beberapa waktu lalu menjadi Dirjen Bea Cukai.

"Presiden memberi arahan supaya kami menanggulangi penyelundupan yang bisa mengganggu industri dalam negeri. Selain itu, presiden juga minta kami menanggulangi barang impor ilegal yang mengganggu petani," ujar Heru di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (3/7/2015) sore.

Hal tersebut penting untuk dilakukan, karena barang-barang dan produk jadi, jika proses masuknya tidak benar, maka produk dalam negeri tersaingi. Ini jelas tidak fair. Kedua, untuk perlindungan petani, katanya, Bea Cukai diminta untuk perhatian lebih di sektor pengawasan beras. "Ini supaya tidak ada lagi penyelundupan beras yang saat ini terjadi dan merugikan petani kita di Indonesia," beber Heru.

Kemudian, lanjut dia, Presiden Jokowi juga meminta perhatian khusus kepada Bea Cukai untuk bersama dengan yang lain mengurangi dwelling time. "Terlebih lagi, meminta Bea Cukai enggak hanya fokus pada custom clearance dan berkontribusi penurunan pre dan post custom clearance," katanya.

Selanjutnya, kata Heru, Bea Cukai diminta supaya betul-betul menempatkan atau menugaskan pejabat-pejabatnya yang sesuai. "Kami diminta untuk menaruh petugas yang profesional dan tepat pada posisinya. Karena ini tantangan berat kami di samping penerimaan yang berat setiap tahun," tandasnya.

Baca juga:

Ini Alasan Bea Cukai Sebabkan Lamanya Dwelling Time

Dirjen Bea Cukai Diminta Bersih dari Kasus Hukum

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.