Kanwil DJP Jakarta Barat Berbagi Berkah di Ponpes Darur Rosyid

Pemberian Santunan Langsung oleh Kepala Kanwil DJP Jakarta Barat kepada pemimpin Pondok Pasantren Darur Rosyid

Memaknai  Ramadhan  1436 H nan penuh berkah, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Barat menggelar kegiatan santunan sekaligus sosialisasi perpajakan untuk usia dini dengan tema “ Kenal Pajak Sejak Dini, Taat Pajak Nanti” di Pondok  Pesantren (Ponpes) Darur Rosyid yang berada di Kelurahan Tegal Alur Kecamatan Kalideres pada Selasa, 7 Juli 2015.

Kehadiran Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta Barat, Sakli Anggoro beserta jajarannya disambut dengan penampilan Marawis yang dibawakan oleh  para santri.  Kemudian dilanjutkan dengan suguhan Tari Saman yang  dibawakan oleh para santriwati dengan sangat energik. Tak mau ketinggalan, salah satu santriwati  juga menunjukkan kepiawaiannya membawakan Pidato 3 Bahasa  dengan tema “Hikmah Berpuasa”.

Dalam sambutannya, Sakli menyampaikan bahwa  kegiatan kunjungan ke Pondok Pesantren atau Panti Asuhan merupakan agenda  rutin  yang diselenggarakan Kanwil DJP Jakarta Barat di setiap Ramadhan. Sakli menambahkan bahwa acara ini juga sekaligus menjadi  moment yang tepat untuk memperkenalkan Pajak kepada para santri yang merupakan calon Wajib Pajak.  

“Pajak merupakan sumber dana dalam membiayai anggaran pemerintah yaitu sebesar 75%  dan Insya Allah dengan doa dari adik-adik sekalian, target yang harus dipenuhi oleh DJP akan  tercapai” tukasnya.

Usai memberikan sambutan, Sakli  didampingi oleh Kepala KPP Pratama Jakarta Kalideres, Agus Srijono dan  Kepala Bidang P2 Humas, Widie Widayani serta Pejabat eselon III lainnya, menyerahkan bingkisan dan santunan bagi Ponpes Darus Rosyid  serta  segenap santri dan santriwati.

Dalam kesempatan ini Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Darur Rosyid, Rosidi Zailani menyampaikan terimakasih atas kehadiran Kepala Kanwil DJP Jakarta Barat bersama jajarannya. Rosidi menjelaskan  bahwa masyarakat menyebut Pondok Pesantren ini sebagai Pesantren Anak Yatim. Padahal, pesantren ini milik umum, siapa saja diperbolehkan untuk menuntut ilmu agama dan pelajaran di Ponpes ini.

"Ada sekitar 150 santri yang kami asuh, santri-santri di sini tak hanya dibekali ilmu agama, melainkan ilmu pengetahuan yang lebih luas, termasuk pengetahuan tentang perpajakan”  tukas Rosidi.  Bagi santri yang berstatus yatim, tidak dipungut biaya pendidikan sama sekali bahkan seluruh kebutuhan primer mereka juga dipenuhi. Sedangkan bagi santri dari kalangan umum, dikenakan biaya secara sukarela.

Selanjutnya disampaikan sosialisasi  “Mengenal Pajak Lebih Dekat” yang disampaikan oleh Kepala Seksi Penyuluhan dan Pengelolaan Dokumentasi Kanwil DJP Jakarta Barat, Uki Yusranul Hakim. Materi yang disampaikan merupakan pengetahuan dasar tentang perpajakan untuk memperkenalkan manfaat pajak bagi pembangunan bangsa. 

Para santri dan santriwati sangat antusias mengikuti sosialisasi yang dikemas dengan interaktif dan diselingi dengan tanya jawab. Berbagai hadiah dan souvenir menarik, akhirnya menjadi  milik peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar.

Mengakhiri kunjungan kali ini, Sakli berkeliling ke segenap penjuru Ponpes. Terlihat bahwa sarana dan prasarana yang dimiliki Ponpes sangat terbatas dan memprihatinkan, namun kondisi ini tak menyurutkan langkah para santri untuk giat menuntut ilmu.

Diharapkan acara santunan sekaligus sosialisasi ini, dapat menjadi ajang untuk berbagi dan memberi manfaat kepada sesama di Ramadhan yang penuh rahmat.


Sumber: pajak.go.id

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.