Kanwil DJP Jawa Barat II Tinjau Ruang Tahanan Khusus bagi Penunggak Pajak di Lapas Bekasi

Jumat, 19 Juni 2015, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat II melakukan kunjungan ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Bekasi untuk menggelar Konferensi Pers dalam rangka Peninjauan untuk persiapan tindakan penegakan hukum gijzeling.

Selain melakukan Peninjauan Lapas, tujuan dari diselenggarakan kegiatan ini adalah untuk melaksanankan penegakan hukum perpajakan yang akan meningkatkan kesadaran Wajib Pajak atas kewajiban perpajakannya, menyampaiakan informasi kepada masyarakat atas upaya peningkatan percapaian target penerimaan pajak dalam rangka meningkatkan citra Direktorat Jenderal Pajak.

Konferensi Pers dihadiri oleh Media dari TVRI, NET TV, RRI, GoBekasi.co.id, Antara, Dakta Radio, MNC TV, Berita Bekasi, bekasiurbancity.com, infobekasi.co.id, Karawang Bekasi Ekspres, Palapa Pos, Jak TV, RTV dan Reaksi Bekasi.

Sebelum Konferensi Pers dimulai, Kepala Lapas mengajak Kakanwil dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri serta segenap panitia untuk meninjau lokasi (ruang tahanan) yang telah dipersiapkan bagi para penunggak pajak yang tidak mau melaksanakan kewajiban perpajakannya.

Ruang tahanan dibuat terpisah dengan tahanan lainnya dengan kapasitas untuk 3 sampai 5 orang. Sebelum kegiatan dimulai, Lapas Bekasi sedang dalam peninjauan lokasi dan terpidana oleh Komisi III DPR RI, namun tak menghambat jalannya acara.

Konferensi Pers yang bertema “Manfaatkan Tahun Pembinaan Wajib Pajak 2015 dengan Lunasi Hutang Pajak agar tidak di Gijzeling” dimulai pukul 16.30 WIB dan dibuka oleh Kepala Bidang P2Humas, Ahmad Zufri yang dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Kanwil DJP Jawa Barat II, Angin Prayitno Aji.

Dalam sambutannya, Kakanwil memperkenalkan wilayah cakupan serta target penerimaan  Kanwil DJP Jawa Barat II. Kakanwil juga menjabarkan salah satu upaya DJP dalam pencapaian target penerimaan dengan prosedur mulai dari diterbitkannya Surat Ketetapan Pajak hingga tindakan gijzeling sebagai upaya terakhir dari penanganan penunggak pajak.

Pada akhir sambutan, Kakanwil menekankan bahwa yang akan terlepas dari tindakan gijzeling adalah mereka yang melunasi hutang pajaknya dan diharapakan dengan konferensi pers ini, masyarakat terutama penunggak pajak akan tergugah untuk segera memenuhi kewajiban perpajakannya.

Sambutan kedua disampaikan oleh Kepala Lembaga Permasyarakatan, yang intinya sudah siap mendukung segala tindakan paksa bagi penunggak pajak, dan semoga dengan konferensi pers ini dapat menjadi ultimatum bagi para penunggak pajak dan para Wajib Pajak dapat menyadari kewajiban perpajakannya.

Sebagai dukungan, Lapas telah melakukan kesepakatan antara Kemenkumham dan Kemenkeu untuk bersama-sama turut serta meningkatkan penerimaan pajak dan mudah-mudahan dapat menjadi momentum yang baik melalui Lapas Bekasi maupun Kanwil DJP Jawa Barat II.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh perwakilan dari Kejaksaan Negeri Bekasi yang mendukung penuh demi untuk meningkatkan pemasukan Negara dengan turut serta menyukseskan program-program Pemerintah dan sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan yang dibentuk. Terkait dengan upaya gijzeling bila memang segala unsur pidana terpenuhi, maka Kejaksaan Negeri akan menindaklanjuti hal tersebut.


Sumber: pajak.go.id

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.