Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara Serahkan Tersangka Kasus Pidana Pajak ke Kejati Sulselbar

Kanto Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara pada Kamis, 25 Juni 2015 bersama Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat dan Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Selatan menggelar konferensi pers sehubungan dengan diserahkannya seorang tersangka kasus Pidana Pajak oleh Penyidik Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara bersama Polda Sulawesi Selatan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar).

Konferensi yang berlangsung di kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel ini dihadiri oleh sekitar 20 media lokal di Makassar, mulai dari media online, cetak, radio dan televisi. Konferensi dimulai pukul 09.00 WITA dibuka oleh Kepala Kanwil DJP Selatan, Barat dan Tenggara, didampingi oleh Kepala Seksi Koordinasi dan Pengawasan PPNS Kepolisian Daerah Sulselbar, serta Kasi Penuntutan Kejaksaan Tinggi Sulsel dan Barat.

Konferensi pers dibuka dengan pernyataan resmi dari Kepala Kanwil DJP Selatan, Barat dan Tenggara, Arfan. Dalam penyampaiannya, Arfan menguraikan beberapa hal seperti nama tersangka, pekerjaan, serta alasan penyerahannya kepada Kejati Sulselbar.

Arfan juga menguraikan sedikit tentang alur proses penyidikan, serta jenis-jenis pajak apa saja yang menjadi sasaran pengemplangan tersangka. “Ir. AH” selaku Direktur Utama perseroan diduga telah melakukan tindak pidana di bidang perpajakan yaitu dengan sengaja tidak menyetorkan pajak yang telah dipotong atau dipungut ke kas negara selama tahun 2008 dan 2009.

Akibat perbuatannya tersebut negara dirugikan sebesar Rp 1.119.648.600,- untuk jenis Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Selama proses penyidikan, tersangka “Ir. AH” yang tercatat beralamat di kota Makassar telah 2 (dua) kali mangkir dari panggilan penyidik DJP.

Keberadaan "Ir. AH" terdeteksi setelah intelijen Polda Sulsel memperoleh informasi bahwa keberadaan “Ir. AH” yang selalu berpindah tempat, sedang berada di kota Makassar sehingga tim penyidik DJP dengan bantuan 5 orang Penyidik Polda Sulsel menjemput tersangka.

Dalam pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana di bidang perpajakan di wilayah Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara, Penyidik DJP melalui Polda Sulsel telah menyerahkan tersangka “Ir. AH” (Direktur Utama PT. IGE) kepada Kejati Sulselbar dalam rangka Penyerahan Tahap II setelah sebelumnya Berkas Perkara dinyatakan telah P-21.

Terkait pencanangan Tahun Pembinaan Wajib Pajak 2015, Arfan juga menyampaikan hal ini untuk diketahui dan dipublikasikan oleh para insan pers. Ia menyampaikan bahwa dalam program ini pihak-pihak yang akan dibina oleh DJP adalah kelompok orang pribadi atau badan yang belum terdaftar sebagai Wajib Pajak, kelompok Wajib Pajak terdaftar namun belum pernah menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT), serta kelompok Wajib Pajak terdaftar yang telah menyampaikan SPT, namun belum sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

Arfan berharap bahwa melalui teman-teman media, program ini dapat disebarkan agar lebih banyak lagi Wajib Pajak yang memanfaatkan fasilitas ini. Pada kesempatan ini juga, Kepala Kanwil DJP Selatan, Barat dan Tenggara mengingatkan bahwa kewajiban perpajakan merupakan kewajiban kenegaraan yang telah diatur dalam UUD 1945.

Selain itu, fungsi pajak adalah untuk membiayai kelangsungan Pemerintahan NKRI. Bagi masyarakat yang tidak patuh dikarenakan belum mengetahui kewajiban perpajakannya, DJP akan melakukan pendekatan dengan secara aktif akan melakukan edukasi dan penyuluhan.

Sebaliknya, jika ketidakpatuhan tersebut ternyata disengaja atau direncanakan dengan maksud menghindari kewajiban membayar pajak, maka DJP akan melakukan penegakan hukum perpajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tak lupa Arfan mengucapkan terima kasih kepada pihak Polda Sulsel serta pihak Kejati Sulselbar atas bantuan dan kerjasamanya selama ini karena tanpa bantuan dan kerjasama antar instansi terkait tersebut akan sulit bagi DJP untuk menegakkan hukum di bidang perpajakan.


Sumber: pajak.go.id

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.