Kanwil DJP Sumatera Utara I Bersiap Sambut Era e-Faktur

Kewajiban penggunaan faktur pajak berbentuk elektronik, yang dikenal dengan istilah e-Faktur, bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP) di Jawa dan Bali telah dimulai pada 1 Juli 2015. Tak ketinggalan, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara I pun mulai mempersiapkan diri menyambut era e-Faktur tersebut.

Sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-08/PJ/2015, PKP yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Medan wajib menggunakan e-Faktur mulai tanggal 1 september 2015. Sosialisasi untuk seluruh PKP yang terdaftar di KPP Madya Medan dilaksanakan pada hari Selasa, 7 Juli 2015 di Auditorium Kanwil DJP Sumatera Utara I.

Sosialisasi dibagi menjadi 2 sesi, dengan masing-masing sesi dihadiri oleh kurang lebih 400 Wajib Pajak. Acara dibuka oleh Kepala KPP Madya Medan, Arvin Krissandi dengan didampingi oleh Kabid P2Humas Kanwil DJP Sumatera Utara I, Marslinus Simbolon, Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi IV KPP Madya Medan, Ahmad Husein Tanjung serta AR KPP Madya Medan, Kukuh Hanna Prapanca.

Sementara itu, materi sosialisasi pada sesi kedua dibawakan oleh Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi II KPP Madya Medan, Aulia Lubis dan AR KPP Madya Medan, Aris Budiman Perangin Angin. “Sebelum menggunakan e-Faktur, pengurus PKP harus terlebih dahulu mengajukan permintaan Sertifikat Elektronik secara langsung ke KPP tempat PKP dikukuhkan dengan membawa syarat-syarat yang diperlukan,” terang Kukuh.

Dengan Sertifikat Elektronik tersebut, PKP dapat meminta Nomor Seri Faktur Pajak dan menggunakan aplikasi untuk pembuatan e-Faktur. Penggunaan e-Faktur menjadi perhatian khusus, baik bagi Kanwil DJP Sumatera Utara I maupun PKP yang terdaftar di KPP Madya Medan saat ini.

Dengan adanya inovasi berupa e-Faktur tersebut, diharapkan PKP merasa lebih nyaman dan aman untuk melaksanakan kewajiban perpajakannya dalam membuat Faktur Pajak. Lebih nyaman karena tanda tangan pada e-Faktur berbentuk elektronik dan e-Faktur menjadi satu kesatuan dengan pelaporan SPT Masa PPN karena menggunakan aplikasi yang sama.

Selain itu, penggunaan e-Faktur juga menjadi lebih aman karena menggunakan QR Code sebagai pengaman yang dapat diverifikasi melalui telepon genggam dengan fitur yang mendukung. Berbagai kemudahan dan kenyamanan bagi Wajib Pajak terus ditawarkan oleh DJP dalam rangka meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak untuk melaksanakan kewajiban perpajakannya.

Dengan berlakunya penggunaan e-Faktur untuk seluruh PKP mulai tanggal 1 Juli 2016, diharapkan DJP bersinergi dengan Wajib Pajak dalam mengemban amanah untuk mengamankan penerimaan negara.

Tags: 


Sumber: pajak.go.id

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.