KPP Pratama Rantau Prapat Sosialisasikan Aspek Perpajakan Alokasi Dana Desa Tahun 2015

Berfoto Bersama Para Panitia dengan Para Perangkat Desa

Alokasi Dana Desa (ADD) merupakan salah satu bentuk bantuan pemerintah kepada setiap pemerintahan desa yang memiliki kontribusi besar sebagai langkah percepatan pertumbuhan dan pembangunan desa. Dalam pemanfaatannya, Bendaharawan Desa seringkali mengalami kebingungan apakah pemanfaatannya dalam bentuk kegiatan tertentu seperti misalnya belanja barang dan jasa dipotong pajak atau tidak.

Hal inilah yang melatarbelakangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Rantau Prapat mengadakan sosialisasi kepada para Bendaharawan Desa di wilayah kerjanya untuk menjawab keragu-raguan para bendaharawan terkait hal ini.

Bertempat di Aula II Grands Hotel Aek Kanopan yang terletak persis di sebelah Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Kualuh Hulu, KPP Pratama Rantau Prapat mengadakan Sosialisasi terkait Tata Cara Pemotongan/Pemungutan PPh terhadap Alokasi Dana Desa yang diikuti oleh Kepala Desa beserta perangkatnya yang berasal dari desa-desa di seluruh Kecamatan di Kabupaten Labuhanbatu Utara, 7 Juli 2015.

Sosialisasi ini diadakan dalam dua gelombang yang dibawakan oleh Rezdiana dan Roy Isnan Hutabarat, Account Representative Seksi Pengawasan dan Konsultasi I KPP Pratama Rantau Prapat. Dengan Gosby Lumbantobing sebagai moderator, sosialisasi ini dibuka dengan kata sambutan dari perwakilan KPP Pratama Rantau Prapat yaitu Primbang Apriliyanto selaku Kepala KPP Pratama Rantau Prapat dan Pinondang Siahaan selaku Kepala Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Rantau Prapat.

Mewakili pemerintah setempat turut hadir pula M. Nur Lubis selaku Kepala BPMPD Kabupaten Labuhanbatu Utara yang juga memberikan kata sambutannya. Acara berlanjut dengan kata sambutan dari Mohammad Nthai selaku Kepala Bidang P2Humas Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara II yang sekaligus membuka rangkaian acara pada hari itu.

Setelah dibuka secara resmi, masing-masing pemateri memaparkan bahan sosialisasi. Pada gelombang I sosialisasi dibawakan oleh Rezdiana dan di gelombang selanjutnya giliran Roy Isnan yang menyampaikan materi. Para Account Representative menjelaskan mengenai definisi, cara perhitungan, dan tata cara pembayaran dan pelaporan pajak terkait pemanfaatan ADD yaitu Pajak Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai.

Tidak ketinggalan mereka juga menjelaskan proses pembayaran pajak melalui sistem baru yang baru saja diluncurkan oleh Kemenkeu tahun ini yaitu Modul Penerimaan Negara Generasi ke-2 (MPN G-2). Sistem ini memungkinkan pembayaran pajak dilakukan secara online via internet dengan proses sederhana tanpa menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP) manual.

Setelah pemaparan selesai, AR membuka sesi tanya jawab. Para AR juga memberikan contoh kasus berupa perhitungan sederhana pajak terutang atas honor yang diterima perangkat desa. Para peserta sangat antusias mengikuti sesi ini, dan menyambut antusiasme tersebut, para pimpinan instansi yang hadir pada acara tersebut mengundang para penanya ke depan ruangan untuk menerima cenderamata dari Direktorat Jenderal Pajak sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang telah menyampaikan pertanyaan.

Pada akhir acara, M. Nur Lubis menyampaikan ucapan terima kasih kepada DJP khususnya KPP Pratama Rantau Prapat yang telah bersedia melakukan bimbingan dalam bentuk sosialisasi yang baru saja dilaksanakan pada hari itu.

Tepat pada pukul 15.53 waktu setempat, Kepala BPMPD Labura tersebut menutup acara sosialisasi tersebut. Diharapkan setelah sosialisasi ini, penerimaan negara melalui pengunaan dana ini tetap terjaga dan para Bendahara Desa mendapatkan pemahaman yang benar dan langsung dari sumber yang kredibel terkait hak dan kewajiban perpajakannya terkait pemanfaatan ADD.

KPP Pratama Rantau Prapat berharap kemungkinan terjadinya kendala penggunaan anggaran karena aspek kewajiban perpajakan yang belum terpenuhi dapat diminimalisasi. Pada akhirnya, dana tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin demi terwujudnya kelancaran pembangunan desa yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan, karena #PajakMilikBersama.


Sumber: pajak.go.id

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.