Pajak Barang Mewah Dihapus Tekan Produksi Barang KW

JAKARTA – Rencana pemerintah membebaskan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk beberapa barang seperti elektronik, rumah tangga, hingga tas dan pakaian. Rencana tersebut menuai beberapa reaksi dari berbagai kalangan.

Ketua Yayasan Abhirama Lies Sulistyowati menilai pasca dikeluarkannya aturan tersebut, barang mewah seperti tas branded tidak akan kehilangan nilainya, tapi akan dijadikan sebagai fashion.

"Dampaknya penurunan suatu nilai barang mewah tentu ada,tapi tidak terlalu berpengaruh. Seperti tas branded misalnya, orang tidak melihat nilai suatu barangnnya, tapi lebih kepada fashionnya,"tuturnya kepada Okezone belum lama ini.

Lies yang juga kolektor tas branded menuturkan, dengan adanya penghapusan pajak barang mewah, market jutru semakin potensial.

"Selain barang fashion, yang mana sebenarnya market nya masih sangat potensial, artinya orang kelas menengah yang saat ini belum mampu memilikinya akan bisa memilikinya,"ucapnya.

Selain itu, penghapusan pajak barang mewah dapat menekan produksi pemalsuan barang-barang mewah alias KW.

"Kalau seperti ini, bisa juga menekan barang KW. Orang-orang juga akan cenderung membeli barang aslinya, karena lebih murah setelah adanya penghapusan pajak ini,"tuturnya.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.