Realisasi Pajak Riau-Kepri Capai Rp8,2 Triliun

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan realisasi penerimaan negara dari pajak di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) hingga kuartal II-2015 atau Januari-Juni telah mencapai Rp8,2 triliun.

Berdasarkan data DJP Kemenkeu Kantor Wilayah Riau-Kepulauan Riau tercatat realisasi pajak tersebut baru sekitar 33 persen dari target pajak di 2015 yang mencapai Rp25 triliun. "Kami berusaha untuk mencapai Rp12 triliun pada kuartal III-2015 ini," kata Kepala Humas DJP Kemenkeu Kanwil Riau-Kepri Mariyaldi, di Pekanbaru, Rabu (15/7/2015).

Ia mengatakan, rendahnya realisasi hingga kuartal II-2015 ini dikarenakan masyarakat cenderung membayar pajak pada akhir tahun. Karenanya, diharapkan pada kuartal berikutnya penerimaan pajak bisa lebih meningkat.

Kontribusi sektor industri pengolahan menjadi yang terbesar dalam penerimaan pajak kuartal II-2015 yakni sebanyak 29,66 persen. Kemudian sektor perdagangan besar dan eceran berkontribusi sebanyak 14,70 persen, pertambangan dan penggalian sebanyak 11,75 persen.

Sementara itu, sektor konstruksi menyumbang sebanyak 8,65 persen, jasa keuangan dan asuransi sebanyak 7,69 persen, serta sektor lainnya sebanyak 27,65 persen.

Jenis pajak yang realisasinya paling tinggi berasal dari Pajak Penghasilan (Pph) nonmigas dengan pencapaian Rp5,8 triliun, diikuti oleh Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar Rp2,1 triliun, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp8,4 miliar, Pajak Penghasilan Migas mencapai Rp3,1 miliar dan pajak lainnya sebesar Rp86,6 miliar.

ABD

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.