46 Penunggak Pajak di Pekalongan dan Pemalang Terancam Dibui

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNNEWS.COM, PEKALONGAN - Sebanyak 46 wajib pajak (WP) terancam sanksi kurungan jika tidak segera melunasi hutang pajaknya.

Kantor Pajak Pratama Kota Pekalongan, telah membidik 46 wajib pajak yang memiliki hutang pajak hingga bernilai Rp 4 miliar.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pekalongan, Abdul Ghofur mengungkapkan, akan menitipkan pengemplang pajak tersebut di Rutan kelas IIA Pekalongan. Sebanyak 46 orang itu, berasal dari Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Pemalang.

"Jika masih bandel, padahal mempunyai kemampuan membayar pajak. Maka kami akan menitipkannya di Rutan selama enam bulan," kata dia, saat menggelar rapat koordinasi di Rutan kelas IIA Pekalongan, Rabu (26/8).

Dia mengaku, ada beberapa tahapan yang harus dilalui hingga wajib pajak tersebut dapat ditahan.

"Mulai dari peringatan, kemudian himbauan, dan surat paksa. Jika tiga tahapan itu telah dilalui masih tidak membayar, pengemplang pajak bisa ditahan setelah mendapat rekomendasi dari Kemenkeu," kata dia.

Menurutnya, wajib pajak yang menunggak sejak 2011 lalu itu, akan terbit surat ketetapan pajak (SKP). Kemudian diikuti keluarnya sanksi bagi wajib pajak tersebut.

"Namun jika segera membayar, akan langsung dibebaskan. Walaupun semisal, baru sehari di sel," lanjutnya. (*)

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.