Bawa Sabu dari Malaysia, TKI Aceh Diamankan

TANJUNGBALAI – Upaya seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang hendak pulang bersamaan dengan pemulangan TKI ilegal dari Malaysia dengan membawa sabu, berujung ancaman pidana mati.

Adalah Is bin Mus (31) warga Bireuen, Aceh, yang didapati membawa 560 gram narkoba jenis sabu oleh Bea Cukai Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Tersangka sempat diamankan bersama 27 TKI ilegal lainnya, serta nakhoda dan dua ABK dari KM Nur Azizi-1, kapal yang hendak membawa mereka pulang dari Malaysia.

Perjalanan kapal itu di Selat Malaka, dipergoki tim patroli Bea Cukai dan mereka diberhentikan tepatnya di Kuala Bagan, Asahan.

Nakhoda kapal, Sohir dan dua ABK, Husin dan Galang sempat digiring pula ke Pelabuhan Teluk Nibung untuk diperiksa.

Segenap bawaan penumpang juga diperiksa dan ketika itulah Bea Cukai mendapati bungkusan plastik terduga sabu terbalut jaring milik Is bin Mus.

"Setelah diuji menggunakan Narcotest, kristal putih itu positif methapitamine atau sabu-sabu seberat 560 gram," terang Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Teluk Nibung, Fuad Fauzi di Tanjungbalai, Sabtu (22/8/2015).

Dari pengakuan tersangka, sabu tersebut rencananya akan diserahkan kepada seorang pria yang akan ditemuinya di Medan. Tersangka dan barang bukti kini sudah dilimpahkan ke Polres Tanjungbalai.

Tersangka bakal dijerat dengan Pasal 113 ayat (1) dan (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan UU Nomor 17 Tahun 2006 atas perubahan UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan. Ancamannya pidana mati atau hukuman penjara 20 tahun serta denda Rp20 miliar.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.