Bupati Rembang Pelopori Pemanfaatan TPWP 2015

Rabu (17/6), Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pati mengadakan tax gathering dan sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK 91/PMK.03/2015 terkait Tahun Pembinaan Wajib Pajak (TPWP) 2015 bertempat di Hotel Fave Rembang.

Acara yang bertujuan untuk mempererat sinergi antara Wajib Pajak dengan para fiskus serta mensosialisasikan program TPWP 2015 ini dihadiri oleh Wajib Pajak, Bupati Rembang dan sejumlah jajaran pejabat serta Muspida di Pemerintah Daerah Kabupaten Rembang.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I, Dasto Ledyanto, dalam sambutannya menyatakan bahwa pajak merupakan penyumbang terbesar APBN yang selanjutnya digunakan untuk membiayai pembangunan negara. Presiden telah mencanangkan tahun 2015 sebagai Tahun Pembinaan Wajib Pajak.

Hal ini menjadi salah satu strategi untuk mengamankan target penerimaan pajak tahun 2015 yang sebesar 1.295 triliun. “Melalui program ini, Wajib Pajak diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk melaporkan dan membetulkan Surat Pemberitahuan (SPT) baik untuk Wajib Pajak yang sudah melaporkan maupun yang belum pernah melaporkan dan membayar pajaknya sama sekali. DJP akan memberikan fasilitas penghapusan sanksi administrasi berupa denda dan bunga akibat kekurangan pembayaran pajak maupun keterlambatan penyampaian SPT sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 91/PMK.03/2015”, papar Dasto.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rembang, Abdul Hafidz, memperoleh penghargaan karena telah menjadi pelopor dalam pelaksanaan kegiatan PMK 91/PMK.03/2015 yaitu dengan membetulkan SPT Tahunannya dan memanfaatkan penghapusan sanksi pajak tahun 2015.

Abdul berpesan agar para Wajib Pajak memanfaatkan fasilitas pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi pajak yang diberikan di tahun 2015 ini dengan sebaik-baiknya karena tahun 2016 adalah tahun penegakan hukum. “Atas nama Pemerintah Rembang, saya menghimbau kepada seluruh Wajib Pajak di wilayah Rembang untuk mematuhi ketentuan perpajakan yang berlaku dan memanfaatkan tahun pembinaan 2015 ini”, tambah Hafidz.

Dalam acara tersebut, KPP Pratama Pati memberikan penghargaan kepada Wajib Pajak pembayar pajak terbesar Tahun Pajak 2014 di wilayah Kabupaten Rembang, yaitu KJKS-BMT Ummat Sejahtera (Kategori Wajib Pajak Badan), Heri Gunardi (Kategori Wajib Pajak Orang Pribadi), dan Bendahara Dinas Pekerjaan Umum (Kategori Wajib Pajak Bendaharawan).

Selain merangkul Wajib Pajak, DJP tidak henti-hentinya meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan seluruh jajaran Pemerintah Daerah, Muspida, serta aparat pemerintahan lain seperti Kodim dan Polres untuk mendukung program Tahun Pembinaan Wajib Pajak 2015 ini guna pencapaian kemandirian pembiayaan pembangunan nasional, karena #PajakMilikBersama.


Sumber: pajak.go.id

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.