Capim KPK Giri Suprapdiono Akui Telat Bayar Pajak

JAKARTA - Direktur Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Giri Suprapdiono mengaku kaget lantaran Panitia Seleksi (Pansel) Betti S Alisjabana menanyakan ke dirnya mengenai ketaatan membayar pajak.

Pansel mendapat laporan, tahun 2010-2012 Giri tidak taat membayar pajak. Dalam wawancara tersebut Giri mengklaim taat membayar pajak, tetapi data yang diperoleh Pansel mungkin berbeda.

"Saya terakhir sudah melaporkan (membayar pajak) tahun 2014, cuma yang telat tahun 2010 dan 2011 agak telat (bayarnya), tapi (laporannya) saya sudah kirim lewat Pos," ujar Giri dalam tes wawancara Pansel KPK di Gedung Sekretariat Negara (Setneg), Jalan Medan Merdeka, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Senin (25/8/2015).

Dilain hal, Giri juga menegaskan ke seluruh Pansel KPK bahwa dirinya adalah orang yang bersih rekam jejaknya, maka tidak mungkin jika menjadi pimpinan KPK dirinya bisa dikriminalisasi.

"Saya sebagai publik siap dengan isu-isu yang menyerang saya nanti. Tapi kalau Pansel siap saya akan membuktikan (bersih)," tegasnya.

Saat menjadi pimpinan KPK nanti, Giri mengaku dalam tiga bulan pertama akan melakukan penguatan lembaga antirasuah tersebut. Pasalnya KPK yang sering kalah di praperadilan menjadikan kepercayaan publik sedikit hilang.

"Tiga bulan pertama penguatan kelembagaan, karena enam bulan terakhir KPK tergerus kepercayaan publik, karena KPK beberapa kali mengalami kekalahan di praperadilan, karenanya kita koreksi apa yang salah dengan KPK ini, apakah kita selama ini senang hanya menangani perkara bukan mencegah korupsi," pungkasnya.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.