Darmin Tak Mau Asal Menerobos dalam Mengejar Target Pajak

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan penerimaan negara sebesar Rp1.848,1 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016. Penerimaan sebesar ini masih didominasi dari penerimaan pajak yang ditargetkan sebesar Rp1.565,8 triliun.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, langkah pertama dalam mencapai target penerimaan negara tersebut adalah menghidupkan dan menggerakkan roda pertumbuhan ekonomi yang kini tengah lesu.

"Ya kan jangan kemudian langsung menerobos-menerobos. Jadi kita sekarang ini situasinya kan Anda tahu ada perlambatan," terang Darmin di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2015).

Darmin menambahkan, selain adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi, langkah pemerintah juga terhambat di sektor pertanian karena adanya kekeringan yang melanda beberapa wilayah Indonesia, sehingga mengganggu musim panen untuk beberapa komoditas pangan.

"Di sektor pertanian sudah ada kekeringan ada kekurangan-kekurangan pasokan. Jadi ya dalam situasi di mana ekonomi melambat maka pemerintah harus lebih proaktif, oleh karena itu dan pemerintah kalau proaktif pakai APBN sehingga apa yang harus dilakukan pertama-pertama adalah mendorong APBN supaya memang lebih cepat realisasinya," tegasnya.

Oleh sebab itu, lanjut Darmin mengatakan, semua pihak harus mengetahui komposisi APBN dan program prioritas. Dirinya mencontohkan dana desa yang perlu dibicarakan supaya lebih terarah.

"Untuk katakanlah mendukung produksi pangan di samping untuk ada persoalan jembatan. Ada banyak sekolah di Indonesia, di mana untuk sekolah saja lewat sungai itu pasti prioritas," tukasnya.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.