Hadirkan Menkeu Bambang Brodjonegoro, DJP Gelar Dialog Perpajakan

Kegiatan Dialog Perpajakan yang diselenggarakan pada tanggal 20 Agustus 2015 di Empire Palace Surabaya tersebut merupakan salah satu upaya untuk menjembatani keluhan dan kebutuhan para Wajib Pajak agar tingkat kepatuhan bisa terangkat.

Selain itu diharapkan bisa terjadi sinergi dan pemahaman yang sama antara DJP dengan Wajib Pajak agar sama-sama dapat merealisasikan target penerimaan pajak. Dalam upaya memperbaiki tingkat kepatuhan Wajib Pajak, DJP akan menggunakan metode secara intensifikasi dan ekstensifikasi di sepanjang program Tahun Pembinaan Wajib Pajak 2015, hal tersebut dijelaskan oleh Teguh Pribadi Prasetya Kepala Bidang P2 Humas Kanwil DJP Jawa Timur I selaku Ketua Panitia Dialog Perpajakan bersama Menteri Keuangan.

Dalam Dialog Perpajakan tersebut Menteri Keuangan RI Bambang Brodjonegoro didampingi oleh Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak Ken Dwijugiasteadi, Anggota DPR RI Komisi XI Indah Kurnia, Direktur Jenderal Pajak Sigit Priadi Pramudito dan Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III Budi Susanto selaku Moderator acara tersebut.

Menteri Keuangan RI Bambang Brodjonegoro menjelaskan upaya intensifikasi tersebut berupa perbaikan-perbaikan pelayanan dari petugas pajak, sedangkan ekstensifikasi yakni mencari terus sumber-sumber penerimaan pajak baru yang selama ini belum tersentuh.

Untuk itu upaya ekstensifikasi tahun ini digencarkan untuk mendongkrak kepatuhan membayar pajak dan target penerimaan pajak yang berguna untuk membangun bangsa. Dalam Dialog Perpajakan tersebut Menteri Keuangan mengatakan “Kalau tingkat kepatuhan itu tinggi, maka penerimaan pajak akan mengikuti pertumbuhan ekonomi. Inilah kenapa sebabnya target penerimaan pajak kita tinggi, karena mengikuti pertumbuhan ekonomi”.

Sedangkan dalam pidatonya Anggota DPR RI Komisi XI Indah Kurnia meminta agar masyarakat kini tidak lagi takut terhadap pajak. Komisi XI DPR RI juga siap menerima aspirasi para Wajib Pajak untuk disampaikan kepada pejabat negara, terutama yang berkaitan dengan perpajakan.

“Stigma buruk terhadap pajak harus dihilangkan, kita semua harus sepakat bahwa untuk mencapai cita-cita bangsa Indonesia untuk membangun negeri dan mencerdaskan kehidupan bangsa tidak bisa hanya dari tangan pemerintah”, ujarnya.

Dalam dialog perpajakan tersebut turut hadir sejumlah pengusaha besar yang ada di Jawa Timur, antara lain CEO Maspion Group Alim Markus, Direktur PT. Ciputra Surya Tbk Sutoto Yakobus, Ketua Persatuan Realestate Indonesia (REI) Jawa Timur dan para pengusaha besar lainnya.

Kedatangan para pengusaha besar asal Jawa Timur tersebut merupakan sebuah bentuk nyata bahwa tingkat kepatuhan Wajib Pajak bisa semakin tumbuh, dan adanya keinginan besar para pengusaha untuk andil membangun bangsa agar lebih sejahtera.


Sumber: pajak.go.id

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.