Kenaikan Cukai Tembakau Perlu Dikaji Ulang

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier mengatakan rencana kenaikan cukai untuk tembakau hanya akan memberatkan industri rokok. Padahal industri tembakau itu menurut dia memberikan pemasukan yang besar untuk devisa negara.

Bahkan dirinya menilai, rencana pemerintah menaikkan cukai tembakau merupakan titipan banyak pihak, terlepas dari alasan apapun yang disampaikan oleh pemerintah.

"Itu cukai rokok dinaikkan itu banyak titipannya. 50 persen devisa negara dari industri tembakau, ini malah dinaikkan cukainya. Enggak benar ini, apapun alasannya," ujarnya dalam sebuah diskusi di Semanggi, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2015) malam.

Dirinya menambahkan, industri tembakau sejatinya merupakan industri padat karya dengan komponen bahan baku mayoritas dari dalam negeri. "Industri (tembakau itu) padat karya, bahan bakunya juga dalam negeri," sambung dia.

Terlebih lagi, dengan pelemahan rupiah yang sudah menyentuh level Rp14.000 per USD memaksa industri harus memanfaatkan bahan baku lokal sebaik mungkin serta mengurangi impor.

Oleh karena itu, Fuad juga meminta agar lembaga legislatif mengkaji rencana pemerintah menaikkan tarif cukai tersebut. "Maka itu di sini ada DPR yang katanya wakil rakyat, tolonglah itu (kebijakan) dikaji lagi," pungkas dia.
AHL

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.