Pemakaian XBRL Kurangi Penggelapan Pajak oleh Emiten

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Rosita Uli Sinaga‎ mengharapkan, penerapan laporan keuangan emiten dengan basis ‎Extensible Business Reporting Language (XBRL)‎ harus dijalankan agar penggelapan pajak yang dilakukan emiten bisa dikurangi.

Dia mengatakan dengan adanya XBRL maka metode laporangan keuangan yang digunakan emiten tidak manual lagi. Sehingga tidak ada lagi pelaporan keuangan yang berbeda antara otoritas pajak dan manajemen perusahaan.

‎"Penerapan XBRL bermanfaat banyak, ini mudahkan Ditjen Pajak dalam mendapatkan akses data keuangan emiten. Kalau Ditjen Pajak sudah pakai, maka emiten yang gunakan dua buku laporan keuangan akan ketahuan," kata Rosita, ketika ditemui dalam acara XBRL Asia Roundtable (XART) 2015,‎ di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (19/8/2015).

‎Selama ini, dia menyebutkan, banyak emiten yang menggunakan dua buku laporan keuangan. Dengan adanya XBRL akan mudah di deteksi praktik menggunakan dua buku laporan keuangan.

Selain itu, petugas pajak lebih mudah membandingkan data di halaman elektronik emiten dan laporan yang disampaikan ke Ditjen Pajak. Dengan adanya itu, maka lebih mudah melihat perbedaan keduanya.

"Sekarang petugas pajak gunakan manual, sehingga banyak yang malas input data untuk melihat laporan keuangan emiten," ‎tegas dia.

Dengan adanya kejadian penggelapan pajak oleh emiten, dia menginginkan, Otoritas Jasa keuangan ( OJK ) harus segera mewajibkan emiten dan perusahaan terbuka untuk menerapkan XBRL. Tapi, untuk intensif yang diberikan haruslah diberikan cuma-cuma, seperti perangkat lunak XBRL tersebut.

"Bisa beri software, biasanya alasan emiten kan ada beban pembelian softwarenya. Itu yang harus diberikan OJK dan BEI," tutupnya.

SAW

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.