Tunggakan Pajak Kendaraan di Sumsel Capai Rp511 M

JAKARTA - Jumlah tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Sumatera Selatan selama tiga tahun mencapai senilai Rp511 miliar.

"Tunggakan itu Rp511 miliar selama tiga tahun terakhir, itu juga sudah diakuin oleh audit BPK secara online juga," kata Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Muslim, Jumat (28/8/2015).

Muslim menyebutkan, selain melalui sistem pelayanan SIM Samsat yang terintegrasi dengan sistem informatika dan teknologi, Pemerintah Provinsi Sumsel juga akan melakukan beberapa upaya, seperti melakukan penagihan melalui pintu ke pintu, melakukan razia bersama kepolisan untuk pengecekan penunggakan PKB.

"Kalau yang bandel kendaraannya aktif baik perorangan atau korporasi kita berikan surat khusus untuk ke kejaksaan, nanti kita umumkan di media lokal, sehingga bahkan ada yang langsung bayar, ada juga kendaraan dinas masih ada yang tidak tahu kalau pajaknya belum bayar, saya optimis dengan sistem ini yang menunggak akan hilang," tambahnya.

Menurut Muslim, penunggakan pembayaran pajak bermotor di Provinsi Sumsel akan terus mengalami peningkatan meskipun para masyarakat sudah melunasi pembayaran pajak di tahun sebelumnya.

"Tunggakan 511 miliar itu akan meningkat lagi pembayaran di tahun selanjutnya, karena mereka harus wajib membayar lagi yang per tahun," tandasnya.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.