Tutup Defisit Anggaran, Tagih Tunggakan Dividen BUMN

JAKARTA - Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (R-APBN) 2016, defisit anggaran 2016 ditaksir Rp273 triliun. Defisit tersebut naik Rp55 triliun dibandingkan APBN-P 2015 yang hanya Rp222 triliun.

Koordinator Advokasi dan Investigasi Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Apung Widadi menjelaskan, untuk menutupi defisit tersebut, pemerintah menargetkan utang sebesar Rp183,4 triliun, naik Rp28 triliun dari APBN-P 2015 sebesar Rp155 triliun.

"Nah belum mencapai 3 persen tapi ini meningkat jadi masalah yang harus diselesaikan," ungkapnya, Selasa (18/8/2015).

Lebih lanjut dia menuturkan, untuk menutup defisit, pemerintah bisa mengoptimalkan pajak orang pribadi. Cara lain, pemerintah juga bisa mengoptimalkan dengan menagih BUMN yang masih menunggak dividen.

"Kalau kemudian mau merevolusi anggaran selain dari pendapatan, dividen bisa dijadikan alternatif, karena revenue negara yang mengendap di BUMN," tukasnya.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.