Walikota Balikpapan H. Rizal Effendi Manfaatkan TPWP 2015 Melalui Pembetulan SPT Tahun Pajak 2010-2014

Dalam rangka melakukan pembinaan terhadap Wajib Pajak dan untuk mendorong Wajib Pajak menyampaikan atau membetulkan Surat Pemberitahuan (SPT) serta membayar atau menyetorkan kekurangan pembayaran pajak sebagai upaya untuk meningkatkan penerimaan Negara, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencanangkan tahun 2015 sebagai tahun pembinaan wajib pajak.

Hal ini ditandai dengan terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 91/PMK.03/2015 tentang Pengurangan atau Penghapusan Sanksi Administrasi atas Keterlambatan Penyampaian SPT, Pembetulan SPT, dan keterlambatan pembayaran atau penyetoran pajak.

Sesuai ketentuan perpajakan, jika wajib pajak terlambat menyetor atau melaporkan pajak, maka terhadapnya akan dikenakan sanksi administrasi berupa bunga atau denda. Namun demikian, apabila wajib pajak melakukannya di tahun 2015, maka wajib pajak mendapatkan dispensasi berupa pengurangan atau penghapusan sanksi.

Pemberian dispensasi ini dilakukan terhadap kewajiban perpajakan tahun pajak 2014 dan sebelumnya. Dengan dispensasi ini diharapkan wajib pajak terdorong untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan mandiri (sesuai system self assessment) serta melakukan pembayaran pajak yang belum disetor dan dilaporkan tanpa membayar sanksinya.

Hal ini perlu diperhatikan wajib pajak mengingat ke depan DJP akan semakin meningkatkan penegakan hukum bagi wajib pajak yang tidak benar dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya. Dalam rangkaian tahun pembinaan wajib pajak ini pula, Walikota Balikpapan H. Rizal Effendi juga melakukan pembetulan atas SPT yang dilaporkannya.

Tidak hanya satu tahun, tetapi tokoh nomor satu Balikpapan ini melakukan pembetulan atas SPT selama 5 tahun ke belakang dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2014 dan menyampaikan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Balikpapan pada hari Rabu tanggal 12 Agustus 2015.

Momentum ini tentunya diharapkan menjadi panutan dan motivasi bagi wajib pajak untuk sadar diri dan meneliti kewajiban perpajakannya kembali. Di samping itu, KPP Pratama Balikpapanjuga mengadakan sosialisasi PMK-91/PMK.03/2015 selama 4 (empat) hari berturut- turut mulai hari Senin tanggal 10 Agustus 2015 sampai dengan 13 Agustus 2015.

Selain kegiatan sosialisasi, KPP Pratama Balikpapan juga menerima konsultasi terhadap wajib pajak yang belum mengetahui tentang hak dan kewajiban perpajakannya. Dengan kegiatan penyampaian pembetulan SPT oleh Walikota Balikpapan serta sosialisasi, diharapkan wajib pajak dengan antusias mengambil kesempatan dispensasi yang diberikan oleh DJP dengan menyampaikan atau membetulkan SPT dan melakukan penyetoran atas pajak yang kurang disetor sebagai bentuk peningkatan kesadaran akan kepatuhan wajib pajak, mengingat bahwa penerimaan pajak sampai dengan saat ini mendominasi sumber penerimaan Negara.


Sumber: pajak.go.id

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.