Alhamdulilah, Pemprov-Polda Buka Layanan Samsat di Kantor Kecamatan

indopos.co.id – Hubungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya kian menunjukkan sinergitas menuju optimalisasi pelayanan masyarakat dan pendapatan asli daerah (PAD). Terlebih, pesatnya pertumbuhan kendaraan berakibat fatal terhadap kanker kemacetan lalu lintas ibu kota yang kian kronis.

Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI, Agus Bambang menjelaskan, saat ini terdapat 8,5 juta kendaraan bermotor di ibu kota. Sebanyak 2,3 juta diantaranya roda empat, dan 6,2 juta roda dua. Dari total jumlah kendaraan yang ada itu, sebanyak 3,2 juta kendaraan menunggak pembayaran pajak. "Bahkan, sebanyak 500 kendaraan diantaranya belum mendaftar ulang," terangnya.

Agus menyebut akibat penunggakan pembayaran pajak itu, potensi kehilangan PAD DKI mencapai 1,2 triliun rupiah. "Kondisi itu disadari oleh kami bersama Polda Metro Jaya. Harus ada upaya lebih, khusus nya di 3,2 juta kendaraan yang belum melunasi pembayaran pajak itu. Sebab itu kita tingkatkan pelayanan Samsat di Kecamatan," jelasnya.

Meski demikian, Agus mengatakan, PAD DKI dari PKB tahun ini mengalami peningkatan sebesar 17 persen. Pendapatan tahun 2015 periode Januari hingga September ini menginjak 4,16 triliun rupiah, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu mencapai 3,55 triliun rupiah. "Kalau target PKB tahun ini mencapai 6,5 triliun, naik sekitar 700 miliar dari tahun sebelumnya," kata dia.

Pada prinsipnya, pelayanan Samsat di Kantor Kecamatan ini Pemprov DKI tetap mengoptimalkan sumber daya manusia dan sarana yang ada. "Kami tidak menuntut penambahan sumber daya. Sebab, sarana sistem online, kabel optik sudah ada. Saat ini transaksi melalui sistem online bsudah menginjak 65 milyar permohonan. Tentunya, perlu kami gaungkan lagi," cetusnya.

Pages: 1 23

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.