Dede Yusuf Kritisi Keputusan KPU Surabaya

Jakarta - Politikus Partai Demokrat (PD), Dede Yusuf, mengkritik KPU Surabaya yang dianggap belum memberikan dispensasi waktu bagi partainya dan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk mencari pasangan calon kepala daerah yang baru.

Pascadibatalkannya pasangan Rasiyo-Dhimam Abror, oleh KPU Surabaya, disebutkan agar pasangan itu tak bisa kembali diajukan. Padahal, menurut Dede Yusuf, hal demikian tidaklah mudah.

"Mencari orang yang siap maju itu tidak mudah. Nah, Rasiyo-Abror ini pasangan yang sudah siap," kata Dede Yusuf, Selasa (1/9).

Menurut dia, keputusan KPU Surabaya yang membatalkan Dhimam Abror hanya karena alasan kesalahan pemberian bukti pembayaran pajak, juga sangat berlebihan. "Ini namanya mencabut hak demokrasi warga," kata Dede.

Karena itulah pihaknya merasa bahwa semacam upaya agar pilkada serentak di Surabaya menjadi gagal.

Karena itulah, pihaknya meminta kepada KPU Surabaya agar memberikan disepansasi waktu lebih lama kepada pihaknya untuk mencari pasangan calon yang baru untuk diajukan.

"Rasanya, kalau mencari pengganti tidak mudah. Karena yang siap bukan kaya mencari barang di pinggir jalan," ujarnya.
Too Much Love Will Kill You

Markus Junianto Sihaloho/CAH

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.