Dituduh Telah Melakukan Pungutan Denda PKB, Ini Bantahan Samsat Lebak

indopos.co.id - Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Lebak, Banten, membantah telah melakukan pungutan denda kepada wajib pajak (WP) atas keterlambatan membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) terhitung sejak tanggal 11 September hingga 31 Desember 2015.

"Adanya wajib pajak yang dikenakan denda keterlambatan bukanlah denda PKB, melainkan adalah denda dari asuransi Jasa Raharja," tegas Iwan Mulyawarman, kepala seksi (Kasi) PKB Samsat Lebak kepada indopos.co.id, Senin (21/9).

Iwan menjelaskan, sejak adanya Peraturan Gubernur (Pergub) Banten Nomor 43 tahun 2015, tentang penghapusan denda PKB (Pajak Kendaraan Bermotor), mutasi luar daerah dan pergantian nama pertanggal 11 September hingga akhir tahun 2015, semua aplikasi yang ada di kantor Samsat se Banten sudah terintegrasi semua dan tidak mungkin ada pengenaan denda bagi pajak kendaran bermotor yang terlambat membayar pajak.

"Saya sudah cek semua,ternyata denda yang dikenakan kepada pemilik kendaraan itu bukanlah denda PKB, melainkan adalah denda Jasa Raharja," jelasnya.

Menurut Iwan, selain membebaskan denda PKB, dalam kaitan ulang tahun Provinsi Banten ke 15 yang jatuh tanggal 4 Oktober mendatang, Pemprov Banten juga membebaskan Bea Balik Nama (BBN), berdasarkan Pergub No 43 Tahun 2015, tentang penghapusan bea balik nama kendaraan bermotor mutasi luar daerah, dan penghapusan sanksi administrasi keterlambatan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Untuk mensosialiasikan pembebasan denda pajak kendaraan bermotor dalam kaitan ulang tahun Provinnsi Banten ini, pihaknya mengaku sudah melakukan sosialisasi dengan menyebarkan spanduk di tempat tempat strategis dan pemasangan iklan di sejumlah radio swasta di Banten.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Lebak, dituding telah mengabaikan Peraturan Gubernur (Pergub) Banten Nomor 43 tahun 2015, tentang penghapusan denda PKB (Pajak Kendaraan Bermotor), mutasi luar daerah dan pergantian nama pertanggal 11 September hingga akhir tahun 2015, dengan masih melakukan pungutan terhadap konsumen pembayaran pajak sebesar Rp 35.000 yang ternyata belakangan diketahui, pembayaran denda tersebut adalah denda asuransi Jasa Raharja.(yas)

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.