Dwell Time Priok Masih 5,6 Hari, Bea Cukai: Berat Diturunkan

Jakarta -Direktorat Jenderal Bea Cukai, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut waktu bongkar muat (dwell time) untuk barang impor di Pelabuhan Tanjung Priok masih 5,6 hari. Angka ini masih bertahan sampai saat ini. Perhitungan dwell time dimulai saat barang impor diturunkan dari kapal sampai keluar area pelabuhan.

Untuk menurunkan angka dwell time, Bea Cukai mengakui hal tersebut cukup berat. Apalagi, Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli ingin dwell time hanya 2-3 hari dalam waktu 3 bulan ke depan.

"Sekarang kita masih (dwell time) 5,6 hari target 4,7 belum tercapai dan sangat berat. Apalagi 3 hari," kata Ketua Satgas di Bea Cukai untuk Dwell Time Agus Sudarmaji, saat acara diskusi pengembangan kereta pelabuhan di Kawasan Industri Jababek, Cikarang, Kamis (3/9/2015).

Ia mengatakan, mempercepat dwell time dinilai perlu, namun jangan sampai mengorbankan aspek keamanan dan pertahanan negara. Menurutnya, Pelabuhan Priok tidak bisa juga disamakan dengan Pelabuhan di Singapura dan Malaysia yang memiliki angka dwell time lebih rendah dari Indonesia.

Alasannya, Pelabuhan Priok merupakan pelabuhan tujuan, sedangkan Malaysia dan Singapura sebagai pelabuhan transit untuk disebar lagi ke negara-negara tujuan ekpor impor seperti Indonesia.

"Mereka (Singapura dan Malaysia) business transhipment. Tak apple to apple antara Priok sama Singapura dan Tanjung Pelepas (Malaysia). Konsep Priok 60% sebagai final destination, mereka hanya transit," jelasnya.

Hal berbeda diungkapkan, Deputi Bidang Sumber Daya dan Jasa Kemenko Maritim dan Sumber Daya, Agung Kuswandono menilai target memangkas dwell time sampai 3 hari sebagai hal yang realistis.Next

Halaman12
(feb/rrd)

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.