Gandeng Dirjen Pajak, Ahok sosialisasi pajak 1 persen bagi UMKM

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), hari ini membuka acara Sosialisasi Peraturan Perpajakan bagi UMKM, sekaligus meresmikan Gerai Layanan Terpadu di Blok B Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Menurutnya, sosialisasi ini merujuk pada PP Nomor 46 tahun 2013, yang menurutnya jauh lebih mudah dipahami masyarakat awam, sehingga kesadaran membayar pajak bagi para pengusaha UMKM tersebut akan lebih terbangun.

"Saya kira 1 persen begini, lebih mudah buat masyarakat yang awam soal pajak. Ini jauh lebih mudah lho, kamu tinggal hitung saja, kalau dapat (omzet) Rp 100 ribu sehari, berarti bayar pajaknya seribu," ujar Ahok di Blok B Tanah Abang, Selasa (1/9)

"Jadi kalau kamu dapat Rp 100 juta sebulan, berarti bayar pajak Rp 1 juta, selesai. Kamu enggak usah nunggak lama-lama, enggak usah hitung pake pembukuan," katanya menambahkan.

Ahok mengaku, kerjasama yang digagas bersama Direktorat Jenderal Pajak (KPP Pratama Tanah Abang Dua) ini, sudah dipermudah dengan fasilitas 'banking' untuk penyetoran iuran pajaknya.

Menurutnya, cara ini akan makin mempermudah para wajib pajak dari kalangan pengusaha UMKM tersebut, hingga mereka mudah untuk berkontribusi pada sektor perpajakan dan mengambil manfaat darinya.

"Kita juga sudah permudah (mekanisme pembayarannya). Dari Pak Dirjen nanti bisa bayar langsung di bank saja pakai ATM, jadi hitungannya sudah final dan lebih gampang," ujar Ahok.

"Dengan cara seperti ini, semua toko-toko pedagang kecil yang sudah memiliki penghasilan di bawah Rp 4,8 M, tentu ada batasan (minimal pembayarannya) di atas berapa juta, baru dia bisa mudah (bayar melalui ATM)," pungkasnya.

Diketahui, PP Nomor 46 tahun 2013 menyebut, pajak penghasilan bagi UMKM yang mencapai bruto (omzet) kurang dari Rp 4,8 milyar per tahun, atau Rp 400 juta per bulan, mendapatkan kemudahan penghitungan pajak dengan tarif 1 persen dari penghasilan bruto.

Nantinya setiap akhir bulan, para pengusaha UMKM ini hanya harus menghitung seluruh omzetnya bulan itu, untuk kemudian menyetorkan 1 persennya melalui ATM, internet banking, teller bank, atau bahkan kantor pos.

Baca juga:
Ahok curhat tak pernah diajak Jokowi blusukan lagi
Ahok ancam tuntut buruh jika rusak fasilitas umum saat demo
Suhu politik Jakarta memanas, muncul lawan Ahok dan teman Ahok
Tiap akhir pekan, Ahok buka Balai Kota jadi tempat tur warga Jakarta
Tak biasa-biasanya, Ahok akur dengan anggota DPRD, ajak rapat bareng
Terlalu banyak gebrakan wali kota sampai pusing ikuti gaya Ahok
Ahok tangkap PNS DPRD perekrut juru parkir ilegal di Balai Kota




[lia]

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.