Jenazah TKI Korban Kapal Tenggelam Tertahan di Kargo Bandara

SURABAYA – Proses pemulangan dua jenazah tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Jawa Timur yang menjadi korban kapal tenggelam di Perairan Malaysia pada pekan lalu mengalami keterlambatan hingga dua jam di Terminal Kargo Bandara Juanda. Hal itu akibat ketatnya proses pemeriksaan pihak Bea dan Cukai Bandara Juanda.

Kedua jenazah yang akan dipulangkan ke Jember dan Banyuwangi tersebut berbeda dengan kedatangan tiga jenazah TKI sebelumnya yang sama-sama menjadi korban kapal tenggelam di Malaysia. Proses kedatangan dua jenazah TKI asal Jember dan Banyuwangi pada Rabu pagi ini terkesan lambat, padahal sebelumnya kepulangan jenazah sempat tertunda selama sehari.

Tanpa didampingi pihak keluarga, kedua jenazah TKI ilegal korban kapal tenggelam ini langsung dikirim ke rumah duka dengan menggunakan dua mobil ambulans bantuan LP3TKI Provinsi Jawa Timur.

Kepala UPT LP3TKI Provinsi Jatim Agus Heri Santoso mengatakan, meski seluruh jenazah TKI korban kapal tenggelam asal Jatim ini tidak memiliki hak santunan maupun pemakaman dari pemerintah karena tidak tercatat dalam dinas tenaga kerja, pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur tetap akan memberi bantuan dana santunan.

"Kami berikan dana santunan dan pemakaman kepada keluarga korban dengan alasan kemanusiaan, karena korban masih tercatat sebagai warga Jawa Timur," katanya, Rabu (9/9/2015).

Agus menerangkan, selain kedua jenazah yang tiba tadi pagi, rencananya nanti malam ada satu jenazah TKI korban kapal tenggelam di Malaysia yang tiba di Bandara Juanda Surabaya.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.