KPP Pratama Bandung Cibeunying Capai Realisasi Penerimaan 68,4%

Kepala KPP Pratama Bandung Cibeunying, Andi Setiawan

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bandung Cibeunying, Andi Setiawan mengatakan bahwa hingga akhir Agustus 2015, KPP Pratama Bandung Cibeunying berhasil mencapai realisasi penerimaan pajak sebesar Rp 1.471,2 milyar atau sebesar 68,4% dari target penerimaan tahun 2015 sebesar Rp 2.150,4 milyar.

Realisasi ini mengalami pertumbuhan sebesar Rp 564,5 milyar atau 62,3% dari realisasi periode yang sama tahun 2014 sebesar Rp 906,7 milyar.

Lima penerimaan per jenis pajak terbesar berturut-turut adalah PPh Badan sebesar Rp 473,4 milyar, PPN dalam negeri sebesar Rp 462,4 milyar, PPh 21 sebesar Rp 211,4 milyar, PPh Final 210,8 milyar dan PPh 23 sebesar 19,5 milyar.

“Penerimaan KPP Pratama Bandung Cibeunying memang didominasi oleh Pajak Penghasilan (PPh), ditargetkan 53,2% (Rp 1.144 milyar) penerimaan kantor kami dari PPh, dan alhamdulillah realisasinya sudah Rp 998,8 milyar atau sekitar 87,3%, atau tumbuh sebesar Rp 520,8 milyar (108,95%) dari realisasi tahun lalu” , kata Andi.

Meski demikian Andi mengakui bahwa realisasi penerimaan dari PPN masih belum maksimal. Dari Rp 1.005 milyar yang ditargetkan, realisasi PPN baru mencapai Rp 462,4 milyar atau sekitar 46,6%.

“Meskipun belum sesuai seperti yang diharapkan, penerimaan PPN ini tumbuh 10,2% (Rp 43,6 milyar) dari tahun lalu, faktor perlambatan ekonomi menjadi salah satu penyebabnya”, ujar Andi menambahkan.

Sampai saat ini, sektor konstruksi masih menjadi sektor unggulan dan paling dominan dengan kontribusi terhadap penerimaan KPP Pratama Bandung Cibeunying sebesar 51,8% dengan pertumbuhan 163,11%.

Tiga sektor unggulan lainnya yang mencatat pertumbuhan positif adalah Sektor Perdagangan Besar dan Eceran dengan kontribusi sebesar 12,47% atau tumbuh 24,3%, Kegiatan jasa lainnya dengan kontribusi sebesar 7,10% atau tumbuh 69,06% dan Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar Rp 4,63% atau tumbuh sebesar 38,87%.

Satu-satunya sektor unggulan yang masih mengalami pertumbuhan negatif yaitu sektor Administrasi Pemerintahan yang tumbuh negatif 30,74%. Meski negatif, namun kontribusinya cukup besar bagi penerimaan KPP Pratama Bandung Cibeunying, yaitu sebesar  7,39%.

Dengan angka realisasi dan pertumbuhan ini menjadikan KPP Pratama Bandung Cibeunying sementara menduduki peringkat pertama nasional untuk kategori KPP Pratama atau peringkat kedua nasional seluruh KPP dibawah KPP Wajib Pajak Besar Empat.

“Ini patut kami syukuri. Masih ada waktu kurang dari empat bulan, masih dibutuhkan usaha ekstra keras. Harapan kami, semoga dengan pencapaian ini kami dapat menuntaskan, bahkan melampaui target penerimaan hingga akhir Desember 2015. Amin”, pungkasnya.


Sumber: pajak.go.id

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.