KPP Pratama Sumbawa Besar Luncurkan Aplikasi GeoTagging

Launching Aplikasi GeoTagging sekaligus In House Training (IHT) KPP Pratama Sumbawa Besar

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sumbawa Besar mengadakan acara peluncuran Geotagging sekaligus In House Training (IHT) bagi seluruh pegawainya pada hari Kamis, 27 Agustus 2015.

Pada kesempatan ini seluruh pegawai KPP Pratama Sumbawa Besar dikenalkan aplikasi GeoTagging yang dapat diakses di laman http://ift.tt/1fT1mIz. Acara yang diadakan di ruang rapat lantai 3 KPP Pratama Sumbawa Besar ini diawali oleh pemaparan singkat dari kepala Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan Perpajakan, Gatot Subroto.

Dalam pemaparannya, Gatot tidak hanya memperkenalkan manfaat aplikasi GeoTagging saja namun juga menerangkan bagaimana sebaiknya menggunakan fitur ini dengan cara efektif dan benar sehingga data yang dihasilkan adalah data yang benar-benar berkualitas.

Keberadaan data perpajakan yang akurat meliputi lokasi, potensi objek pajak serta keterangan lain yang diperoleh setelah melakukan tagging diharapkan dapat meningkatkan penerimaan negara sesuai target.

Kepala KPP Pratama Sumbawa Besar, Wisnu Indarto, juga memberikan pengarahan dan motivasi kepada seluruh pegawai. Wisnu menekankan bahwa seluruh pegawai harus memberikan konstribusi untuk mencapai tujuan bersama. Teamwork dan suasana kompetisi yang sehat harus diciptakan di antara pegawai agar hasil kerja menjadi maksimal.

Jika semua itu dapat dilakukan, Wisnu yakin bahwa hasil dan prestasi terbaik dapat dicapai. Setelah memberikan pengarahan dan motivasi, Kepala Kantor juga mencoba melakukan tagging terhadap dua Point of Interest (POI), yaitu gedung Kantor KPP Pratama Sumbawa Besar dan rumah dinas.

Hal tersebut merupakan penanda awal peluncuran program dan selanjutnya seluruh pegawai akan turut berkonstribusi dalam memaksimalkan penggunaan GeoTagging. IHT kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi tata cara penggunaan aplikasi GeoTagging. Demonstrasi ini dipimpin oleh Komandan GeoTagging Sumbawa Besar, Yanuar Arafat.

Pada sesi ini seluruh peserta diajarkan mengenai petunjuk penggunaan GeoTagging meliputi cara menambah data baru, mengubah dan menghapus data, pencarian data, serta routing. Ketentuan pengisian data tidak luput juga diterangkan.

Setelah demonstrasi selesai, seluruh peserta secara serentak menggunakan aplikasi ini untuk melakukan tagging terhadap tempat tinggal masing-masing.

Antusiasme peserta semakin tampak dengan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan dan memberikan beberapa masukan yang positif. KPP Pratama Sumbawa Besar menargetkan jumlah tagging menembus 1.600 POI, jauh di atas angka yang ditetapkan kantor pusat yang hanya sebanyak 1.000 POI.

Angka ini optimis diwujudkan dengan partisipasi aktif seluruh pegawai. Tagging akan dilakukan terutama untuk Objek Pajak ataupun Wajib Pajak sesuai dengan prioritas penyumbang potensi penerimaan. Dengan hashtag: Let’s tag together! seluruh pegawai KPP Pratama Sumbawa Besar siap memberikan konstribusi yang terbaik.

Tags: 

Sumber: pajak.go.id

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.