Misbakhun: Pemerintah Akan Sulit Jika Target Penerimaan Pajak Tidak Tercapai

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penerimaan pajak oleh pemerintah belum maksimal, dimana hingga saat ini baru sekitar 50 persen yang tercapai dari target 2015 yang sebesar Rp 1.300 triliun. Padahal, tahun 2015 tinggal menyisakan tiga bulan lagi.

Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengatakan, pemerintah harus memiliki langkah-langkah untuk merealisasikan penerimaan pajak tersebut.

Karena menurutnya, pemerintah akan mengalami kondisi yang sulit jika tidak berhasil merealisasikan target pajak sampai akhir tahun.

"Ini menjadi tantangan (pemerintah), mengingat realisasi penerimanaan pajak yang masih sedikit. Dari target Rp 1.300 trilun baru tercapai 50 persen, ini mengkhawatirkan sekali," kata Misbakhun dalam diskusi bertajuk 'Berjalan di Titian Pendapatan dan Belanja' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2015).

Politikus Golkar itu menuturkan, jika target penerimaan pajak tak tercapai sampai akhir tahun atau minimal sebesar 90 persen, maka pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen pada akhir tahun sulit tercapai.

"Apabila penerimaan pajak ini tidak tercapai, ini yang berat. Kalau di tiga bulan terakhir 2015 tidak tercapai, dari mana sumber pendanaan? Jadi begitu defisit ini melewati 3 persen, akan jatuh pemerintah," tuturnya.

Padahal menurut Misbakhun, kita harus menjadi negara yang berdaulat, dimana sumber keuangan negara berasal dari pajak. Menurutnya, ini yang menjadi tantangan pemerintah untuk mencapai target penerimaan pajak.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.