Organda Minta Laporan Pajak Uber Taxi dan Grabcar Diperiksa

Metrotvnews.com, Jakarta: Organda DKI meminta Direktorat Jenderal Pajak memeriksa laporan pajak Uber Taxi dan Grabcar. Pasalnya, selama ini dua perusahaan penyedia jasa rental mobil itu mengklaim mereka melaksanakan kewajiban membayar pajak kepada negara.

"Untuk itu langkah Organda DKI akan segera membuat surat dan meminta kepada Dirjen Pajak untuk segera menindaklanjuti memeriksa laporan pajak terhasap usaha rental yang selama ini mereka jalankan dengan Uber dan Grabcar baik yang berbentuk PT, CV atau Koperasi/perorangan," kata Ketua DPD Organda DKI, Shafruhan Sinungan dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu (12/9/2015).

Shafruhan menjelaskan, hal tersebut perlu diteliti sebab perusahaan Uber Taxi dan Grabcar bukanlah perusahaan Indonesia. Kantor pusat Uber Taxi berada di Amerika Serikat, sedangkan Grabcar di Malaysia.

"Pihak Ditjen Pajak diharapkan untuk memeriksa terhadap laporan pajak perseroan dan laporan pajak pribadi masing-masing yang buat kegiatan usaha tersebut agar masyarakat kita tidak terprovokasi oleh pihak Uber dan Grabcar," pungkasnya.
OJE

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.