Pemerintah Genjot Pajak Akibatnya Tingkat Pajak Meningkat

indopos.co.id - Sebagai wujud peningkatan pajak tanah air, pemerintah gencar melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan penerimaan dari sektor pajak. Akibatnya, target penerimaan sangat tinggi dan selalu meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun.

Hal tersebut dijelaskan Kepala Sub Direktorat Peraturan Pemotongan dan Pemungutan PPh dan Peraturan PPh Orang Pribadi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Sulistyo Wibowo, bahwa saat ini beberapa tahun ini peranan pajak sangat tinggi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Anggaran yang dikeluarkan akan ditransfer ke daerah juga. Kita pahami tahun ini terjadi penurunan ekonomi, dari sisi pajak tetap berpengaruh," ujar Sulistyo, di Jakarta, Selasa (22/9/2015).

"Artinya, penerimaan kita juga berpengaruh untuk mendorong ekonomi tadi yang secara langsung. Tapi memang khusus properti merupakan suatu di luar perkiraan," tambah dia.

Pada 2013-2014 sedang booming untuk melakukan pembelian dan investasi. Khusus untuk pembebasan PPh Pasal 22 tidak ada pengaruhnya, namun saat diterbitkan menjadi tren. "Ternyata properti turun. Kebetulan kita ingin pada saat yang sama permintaan sedang turun, tentunya apa yang dituju dalam kebijakan tersebut," ungkapnya.

Sulistyo menjelaskan, jika pemerintah melihat perekonomian cenderung mengalami penurunan, pemerintah dapat melakukan kebijakan pajak rendah. Dengan pajak rendah, para pengusaha akan termotivasi untuk meningkatkan investasinya.

"Pasal 22 kalau kita bicara pajak bagian dari pendahuluan bahwa penghasilan pajak dikenakan pajak penghasilan itu normalnya dibayar dengan angsuran Pasal 25. Pasal 22 properti ini sebelumnya diatur pada 2008, ternyata kalau kita evaluasi hanya satu yang kena, sebelumnya tidak efektif," tuturnya.(amd)

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.