Pemilik Kantor Distributor Kosmetik Ilegal Bakal Ditahan

timlo.net/achmad khalik

Rumah yang dijadikan markas peredaran konsmetik ilegal

Karanganyar — Penggerebegan yang dilakukan oleh tim gabungan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Semarang bersama dengan Polda Jateng, Bea Cukai serta Satpol PP berawal dari marak beredarnya kosmetik serta obat-obatan berbahaya di pasaran. Dari temuan lapangan tersebut, ternyata banyak dari penjual mengaku membeli secara online dari seorang distributor asal Colomadu, Karanganyar. Setelah dilakukan penyelidikan, tim akhirnya melakukan penggerebekan disebuah kantor dikawasan Jalan Melati XV RT 06/ RW 08 Baturan, Colomadu, Karanganyar, Kamis (3/9) siang.

"Kami masih melakukan penelusuran ditempat lain. Tapi, belum dapat kami ungkapkan," terang Kabid Pemeriksaan dan Penyidikan BPOM Semarang, Zetarina Puji Astuti, Kamis (3/9) sore.

Sebelum dilakukan penggerebekan, pihaknya telah mengendus adanya aktifitas membahayakan yakni pendistribusian produk kosmetik dan obat-obatan yang membahayakan kesehatan. Pasalnya, produk impor dari negeri Amerika dan Tiongkok tersebut tidak disertai ijin resmi.

Disinggung pemilik kantor diistributor produk kosmetik dan obat-obatan tersebut, Zetarina mengaku, pemilik merupakan pasangan suami istri berinisial WL dan IN. Pihaknya menjerat kedua pelaku dengan pasal Pasal 197 tahun 2009 tentang kesehatan dan bisa diancam hukuman 15 tahun penjara.

"Untuk pemeriksaan lebih lanjut, mereka akan ditahan," terangnya.


Editor : Wahyu Wibowo

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.