Ribuan Kendaraan di Bekasi Tak Membayar Pajak!

BEKASI - Kepala Cabang Pelayanan Dispenda Propinsi wilayah Kota Bekasi, A Herman Wijaya mengatakan, sebanyak 300 ribu kendaraan tidak melakukan daftar ulang (KTMDU).

"Hal itu jelas menjadi kerugian, akan tetapi bukan hitungan rugi melainkan piutang Samsat Kota Bekasi," ungkap Herman kepada wartawan, Senin (28/09/2015).

Dijelaskan Herman, KTMDU itu memiliki tujuh kriteria dan beberapa diantaranya akan dihapus pajaknya dan tidak lagi menjadi hitungan pajak pendapatan bagi negara, diantaranya, kendaraan rusak, hilang, dan diambil oleh lising.

"Kendaraan itu kita temukan hampir disetiap kecamatan di Kota Bekasi, sehingga kami pun mesti jemput bola guna mendata kendaraan-kendaraan tersebut," terangnya.

Jumlah yang ada saat ini, lanjut Herman, meliputi kendaraan motor maupun mobil. Namun demikian, pihaknya pun tidak mengetahui pasti alasan wajib pajak yang belum daftar ulang itu.

"Kami saat ini sedang bekerjasama dengan pihak kelurahan, kecamatan ataupun, pelaksana dilapangan untuk mendata dan mengetahui alasan mereka maupun kondisi kendaraannya," katanya.

Selanjutnya, pihaknya akan terjun ke lapangan dengan cara door to door. "Kami lakukan guna memberikan keringanan bagi masyarakat. Mungkin wajib pajak yang belum daftar ulang dan kendaraannya tidak masuk ke dalam kriteria bebas pajak bisa membayar pajak dengan alasan mungkin sibuk. Atau, memang kendaraannya sudah tak digunakan lagi,"terangnya.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.