Rusunami & Rumah Tapak Segera Bebas PPN 10%

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal membebaskan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 10 persen dari harga rumah.

Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (MenPU-Pera) Syarif Burhanudin mengatakan, pembebasan PPN tidak hanya akan diberlakukan bagi landed house. Melainkan juga terhadap rusun, dengan mekanisme pembagian 10 persen rusunami dan 10 persen untuk rumah tapak.

"Rencana itu sudah mendapatkan persetujuan dari Presiden Jokowi. Merupakan salah satu kebijakan yang tercantum di dalam paket kebijakan ekonomi Jokowi tahap I yang telah dikeluarkan, " tutur Syarif di Kemenpu PR, Jakarta, Selasa (15/9/2015).

Menurutnya, sejauh ini pembebasan PPN hanya baru diberikan kepada para pemilik rusunami yang berkisar seharga Rp8 hingga Rp10 juta per meter. Sedangkan, untuk rumah tapak pembebasan PPN baru diberikan kepada para pemilik rumah yang berkisar harga Rp110 juta.

"Sedangkan, untuk daerah Kalimantan kisaran harga Rp121 juta. Serta Rp174 juta untuk daerah Papua," paparnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku pihaknya bakal kembali menggelar pertemuan serta pembicaraan lebih lanjut dengan para pengembang. Guna mendiskusikan rencana tersebut.

"Saya minta abis pertemuan ini lakukan Focus Group Discution (FDG) dengan para pengembang," tandasnya.

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.