Seperti Inilah Sel Untuk Mengurung Gayus

indopos.co.id – Gayus Halomoan Tambunan, terpidana kasus penggelapan pajak dan pencucian uang telah menempati sel khusus yang menjadi tempat para bandar narkoba kelas berat yang bertempat di Lembaga Pemasyarakat Kelas III Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Selasa (22/9) sekira pukul 18.45 WIB.

Terpidana 30 tahun penjara itu langsung menempati ruang tahanan barunya di Blok A Kamar 1, yang merupakan kamar khusus dengan pengamanan maksimum atau ketat, serta pengawasan khusus oleh para petugas.

Kekhususan dari blok yang ditempati oleh Gayus adalah selain pengawasan dan pengamanan yang maksimum, tahanan yang menempati kamar ini terisolasi dari tahanan lainnya.

Kamarnya diberi sekat kawat, tidak bersentuhan dengan penghuni lainnya, dan penempatan petugas pengamanan khusus. Menurut kepala Lapas, Gayus juga mendapatkan sanksi dibatasi kunjungan keluarga.

Lapas Kelas III Gunung Sindur sendiri telah berdiri sejak 2010, namun baru beroperasi secara resmi mulai 2013.

Awalnya lapas ini tidak dikhususkan untuk terpidana narkoba. Namun diperjalanan, kebijakan dari pimpinan menjadikan blok khusus untuk bandar-bandar narkoba.

Lapas Kelas III Gunung Sindur memiliki kapasitas 1.308 orang, terdiri dari empat blok dan satu blok khusus yang kini digunakan oleh Gayus. Saat ini jumlah warga binaan yang ada di lapas sebanyak 465 orang.

Sebelumnya, Gayus kembali menjadi sorotan karena kedapatan berada di luar penjara setelah fotonya tengah duduk di meja suatu restoran bersama dua wanita usai menghadiri sidang perceraiannya di Pengadilan Agama, Jakarta Utara 9 September 2015 diunggah ke media sosial.

Akibat kejadian itu, Kementerian Hukum dan HAM memberi sanksi dengan memindahkan Gayus ke Lapas Kelas III Gunung Sindur untuk diisolasi lebih ketat lagi.

Gayus sudah berulang kali keluar penjara dengan bebas. Tercatat pada 2010, Gayus lima kali keluar penjara yakni pada Juli, Agustus, September, Oktober dan November.

Namun, ada juga pihak yang menuding bahwa kasus foto Gayus sengaja dibesar-besarkan untuk mengalihkan sejumlah isu politik dan ekonomi oleh kalangan tertentu. Pasalnya, foto itu dikabarkan diambil saat Gayus tengah makan di tengah ijin keluar untuk menghadiri proses perceraiannya di pengadilan. Jadi, Gayus keluar memang dalam keadaan legal.

Yang jelas, jika Gayus masih bisa keliaran lagi secara ilegal di sel seketat itu, yang salah tentu bukan dinding beton, jeruji besi dan kawat berduri, juga bukan karena Gayus punya ajian menghilang. Akan tetapi, Gayus pasti menggunakan ajian "sumpal fulus", yakni menyumpal kantong pihak-pihak tertentu dengan gepokan duit. (dbs)

sumber



Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.