Belajar Taat Pajak pada Warga Lereng Merapi

KLATEN – Meski berada di lereng Gunung Merapi, namun kesadaran warga Kecamatan Kemalang untuk membayar pajak patut diacungi jempol. Warga di 13 desa sudah lunas membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebelum jatuh tempo. Kondisi ini tidak hanya terjadi tahun ini, namun sudah menjadi tradisi untuk membayar pajak tepat waktu.

Camat Kecamatan Kemalang Pri Harsanto mengatakan,  sosialisasi tentang pembayaran pajak dilakukan hingga tingkat RT. Biasanya setiap ada pertemuan warga ada petugas yang datang menyampaikan sosialisasi tentang pajak yang harus dibayar wajib pajak.

“Bahkan sudah ada semacam dana tabungan dari warga yang disiapkan jauh hari untuk membayar pajak. Sehingga saat warga mendapat surat  pemberitahuan berapa pajak yang harus dibayarkan, mereka sudah memiliki dana untuk membayar kewajiban pajak tersebut,” ungkapnya.

Kesadaran yang terbangun tidak muncul begitu saja, namun dilakukan dengan berbagai upaya. Salah satunya memberikan sosialisasi ke masyarakat tentang manfaat dari membayar pajak tepat waktu. Kemudian ada petugas pemutung pajak yang memiliki inisiatif untuk memanfaatkan pertemuan warga sebagai ajang untuk sosialisasi.

“Dalam setiap kesempatan kami juga selalu memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar membayar pajak tepat waktu.  Saat ini petugas pemungut pajak di Kemalang tidak perlu lagi keliling ke rumah warga untuk meminta pajak. Mereka cukup datang ke pertemuan warga, karena pembayaran dapat dilakukan melalui RT,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Klaten Rizqan Iryawan menambahkan,  berbagai upaya telah dilakukan agar wajib pajak memiliki kesadaran untuk membayar pajak tepat waktu. Selain datang langsung ke masyarakat untuk sosialisasi, pihaknya juga memberikan reward.

“Hadiah diberikan  kepada petugas pemungut pajak, kemudian pemerintah desa yang berhasil melunasi pajak sebelum jatuh tempo. Kami juga terus mengadakan kegiatan razia terhadap papan reklame, baliho dan spanduk yang dipasang tidak melalui izin. Karena jika dibiarkan maka potensi pajak tidak bisa maksimal,” imbuhnya.

Rizqan mengungkapkan, keberadaan reward kepada petugas pemungut pajak dan pemerintah desa membawa dampak positif dalam pencapaian pajak. Terbukti ada pentingkatan desa maupun kecamatan yang membayar pajak sebelum jatuh tempo.

“Kami tentu akan terus melakukan inovasi dalam meningkatkan pendapatan. Karena pajak yang dibayarkan masyarakat nantinya juga akan dinikmati masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan,” imbuhnya. (oh)

sumber: http://www.radarsolo.co.id/daerah/klaten/2622-belajar-taat-pajak-dari-warga-lereng-merapi.html

Share

& Comment

0 comments:

Post a Comment

No SPAM, SARA, Pornography, Gambling

 

Copyright © 2015 Soal Pajak™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.